2 (1)
​​Penggembala Sang Penjaga
Oleh: Mukhlis A Nugroho
12 Desember 2021

Kabar bungah datang dari band kebanggaan kota solo yaitu Soloensis. Menyongsong akhir tahun ini mereka mengajak bertemu semestinya dalam ruang digital dan ruang suara melalui single “Penggembala”. Terhitung sudah 2 tahun lamanya sejak rilisnya album "Berlapis", masih dengan formasi terakhirnya, kini Soloensis pada tanggal 3 Desember 2021 merilis single baru berjudul "Penggembala". Band yang di dalamnya beranggotakan Isyak, Pungkas, Alvi, dan Faishal ini seakan ingin mengajak pendengar untuk memaknai kata gembala yang ternyata multi tafsirnya.

Penggembala sering kali dimaknai hanya sekedar seseorang yang menjaga hewan peliharaan entah itu punya si penggembala atau sekedar menjaga hewan peliharaan orang lain. Merunut KBBI arti kata gembala selain diartikan penjaga atau pemiara binatang ternak, gembala juga berarti penjaga keselamatan banyak orang. Melihat dua pengertian secara umum ini, Soloensis mengambil arti kata yang kedua yaitu penggembala sebagai penjaga. Arti kata penggembala sebagai penjaga ini kemudian dijadikan kekuatan dalam meracik teks lagu “Penggembala”.

Soloensis mempunyai maksud bahwa Penggembala adalah orang/ subjek yang melakukan pekerjaan gembala. Dengan kata lain, orang yang ikut menjaga keselamatan orang banyak, yang ikut melindungi, menuntun orang banyak. Tapi tetap subjek utama dan Tunggalnya adalah Tuhan sendiri. Muatan terbesar yang dikandung dalam lirik lagu Penggembala ini adalah tentang kekaguman dan rasa terima kasih si penulis lirik kepada yang ia maksud penggembala. Dalam khasanah leluhur kita, penggembala ini juga sering diistilahkan sebagai "Cah Angon".

Barangkali pemaknaan “penggembala sebagai penjaga” ini penting untuk digaris bawahi. Melihat fenomena di Indonesia bahkan dunia yang terjadi sekarang ini sudah begitu chaos, penggembala sebagai penjaga patut kita lakukan paling tidak manusia bisa menjadi penggembala terhadap diri sendiri. Bagaimana manusia menjaga ucapan dan tindakan supaya tercipta kehidupan yang harmonis. Ketika manusia sudah sukses menjadi penggembala terhadap dirinya sendiri, maka keselamatan orang banyak pun akan terjamin. Panjang umur para Penggembala..