Teori - Kelédar (Artwork Cover)
KELÉDAR
Oleh: Mukhlis A. Nugroho
14 Desember 2022

Geliat skena musik Surakarta di penghujung tahun 2021 sangat ramai dan riuh indah. Mulai dari festival besar seperti Solo Keroncong Festival, Rock In Solo, konser tunggal Topik Sudirman, video klip Yusuf And Beny,  rilisan musik video berjudul Merah Menyala oleh Strenghside juga meluncur menyambut kemenangan PERSIS Solo. Masih banyak lagi pergerakan musik di Surakarta di penghujung tahun ini yang mulai asik bergulir mengobati kerinduan yang tersita oleh pandemi Covid. Teori pun ikut bersua melalui single baru berjudul Kelédar yang resmi dirilis tanggal 23 Desember 2021.

Kelédar, Siaga atau bersiap menghadapi sesuatu yang dirasa berbahaya. Lagu ini ternyata memiliki makna yang berat dan mendalam. Isandi Nugraha sebagai penulis teks lagu ini ingin bercerita tentang rangkuman sebuah ketakutan terhadap teka-teki dan semua  yang tidak pasti. Seperti halnya kematian bahkan kehidupan itu sendiri. Akhir bisa tiba kapan saja,  untuk apapun juga siapapun. Daripada melulu menerka kapan yang mungkin tidak ada habisnya,  mengkonversi takut jadi siaga sepertinya lebih menenangkan jiwa. 

Dari apa yang ditulis Isandi di atas, seakan ada tanda tanya besar tentang sebuah “akhir”. Entah akhir dari sebuah perjalanan dari terminal A menuju terminal B dan menuju terminal seterusnya, bahkan akhir dari perjalanan yang benar-benar akhir di dunia ini. Kapan manusia akan mengakhiri perjalanan hanya sekedar beristirahat?. Kapan manusia benar-benar beristirahat selamanya?. Lalu, berakhir dengan sesuatu baik kah perjalanan itu, atau justru keburukan menjadi penutup sebuah hidup. Sepertinya perasaan-perasaan yang tak tentu ini harus segera dikonversi menjadi siaga. Siaga disini tak hanya bermakna siap yang gampang diucapkan. Menuju siaga manusia harus mulai berbenah diri, mempertimbangkan segala apa yang akan dijalankan, mempersiapkan diri menghadapi gubangan bahkan kerikil tajam di jalan, hingga harus siap memilih persimpangan yang kerap membuat bimbang. Manusia harus benar-benar siap dan siaga supaya tidak menyesal dikemudian hari. Tak lupa berdoa dan berserah diri padaNya supaya menenangkan jiwa.

Di balik lagu Kelédar ini, komposisi musiknya ditulis oleh Rio Murti, aransemen oleh semua personil Teori. Serta Gege Saga masih dan selalu di balik kemudi ilustrasi. Kelédar menjadi single kedua dan semakin  memperpanjang agenda presentasi karya. Rilis tepat di 23 Desember yang diyakini sebagai hari lahir  Teori. Lebih dari sekadar perayaan, lagu ini menyandang satu predikat. Sebuah sambutan untuk satu  album singkat di Januari tahun 2022 nanti. Sambil menanti rilis satu album singkat dari Teori, teman-teman saya rekomendasi untuk mendengarkan dulu lagu Kelédar, dan cermati betul-betul teks lagunya. Monggoo…